Foto: IG @billysheehan
Bassis legendaris rock Billy Sheehan menilai industri musik saat ini telah mengalami perubahan besar dibanding era kejayaan label rekaman tradisional. Dalam sebuah wawancara terbaru dengan The Raw Vibe, ia mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital dan media sosial justru menghadirkan kesempatan baru yang lebih luas bagi musisi modern.
Menurut Sheehan, dahulu karier musisi sangat bergantung pada perusahaan rekaman. Band yang memiliki beberapa lagu bagus harus berharap dilirik label besar untuk mendapatkan kontrak rekaman, pembiayaan studio mahal, hingga dukungan tur konser. Skema tersebut menjadi jalur utama menuju popularitas dan penjualan album besar pada masa lalu.
Namun situasi kini berbeda drastis. Ia menyebut keberadaan label rekaman tidak lagi menjadi penentu utama kesuksesan. Banyak studio rekaman besar juga mulai berkurang, sementara biaya produksi musik profesional tetap tinggi. Meski begitu, kehadiran internet justru membuka akses langsung antara musisi dan pendengar di seluruh dunia tanpa perantara industri lama.
Sheehan mencontohkan bagaimana teknologi memungkinkan seseorang mengirim musik hanya melalui perangkat genggam. Dengan ponsel atau tablet, musisi dapat merekam drum, gitar, bass, hingga vokal dengan kualitas profesional. Bahkan menurutnya, peralatan digital yang tersedia saat ini setara dengan studio bernilai jutaan dolar pada masa lalu.
Ia menjelaskan bahwa perangkat lunak musik modern menghadirkan versi digital dari alat-alat legendaris yang dahulu hanya dimiliki studio mahal. Kini, siapa pun bisa membuat album lengkap dari kamar tidur tanpa harus berutang puluhan ribu dolar kepada perusahaan rekaman. Distribusi musik pun semakin mudah berkat platform streaming dan layanan distribusi digital independen.
Perubahan tersebut juga mengubah cara kolaborasi antar musisi. Sheehan mengaku sering menerima permintaan rekaman bass dari berbagai negara. Para musisi cukup mengirimkan file lagu secara daring, lalu ia merekam bagian bass di studio rumahnya dan mengirimkan kembali hasil rekaman profesional kepada kliennya.
Selama masa pandemi global, ia bahkan terlibat dalam lebih dari 600 proyek rekaman jarak jauh dengan musisi dari seluruh dunia. Dalam dua minggu terakhir saja, puluhan lagu baru berhasil diselesaikan. Ia menyebut pengalaman tersebut sangat menyenangkan karena memberinya kesempatan bermain lintas genre, mulai dari musik country hingga death metal.
Bagi Sheehan, meski beberapa peluang lama di industri musik memang menghilang, peluang baru justru semakin besar dan lebih merata. Siapa pun yang memiliki laptop atau ponsel kini memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan dikenal secara global. Kuncinya, kata dia, adalah keberanian untuk memanfaatkan teknologi dan aktif memperkenalkan karya kepada dunia.
Teks: El Flaco
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar