Foto: IG / Ozzy Osbourne
Keluarga Ozzy Osbourne kembali membuat gebrakan di dunia hiburan. Dalam ajang Licensing Expo 2026 di Las Vegas, Sharon dan Jack Osbourne mengumumkan kerja sama dengan perusahaan teknologi Hyperreal untuk menciptakan versi digital berbasis kecerdasan buatan dari sang legenda rock. Teknologi tersebut diklaim mampu mereplikasi suara, wajah, hingga gerakan khas Ozzy secara sangat akurat.
Jack Osbourne menyebut proyek ini sebagai penciptaan “DNA digital” milik Ozzy. Menurutnya, perkembangan AI saat ini sudah sangat canggih hingga memungkinkan sosok digital Ozzy tampil dalam berbagai format hiburan, mulai dari iklan, pengalaman virtual, hingga interaksi langsung dengan penggemar di seluruh dunia. Ia bahkan mengatakan bahwa teknologi tersebut kini semudah “drag and drop” untuk digunakan dalam produksi konten.
Sementara itu, Sharon Osbourne menjelaskan bahwa para penggemar nantinya dapat berbicara langsung dengan AI Ozzy dan menerima jawaban menggunakan suara asli sang musisi. Menariknya lagi, respons yang diberikan disebut akan meniru cara berpikir dan gaya bicara Ozzy di kehidupan nyata. “Kamu bisa bertanya apa saja kepada Ozzy, dan dia akan menjawab dengan suaranya sendiri,” ujar Sharon dalam sesi panel tersebut.
Perusahaan Hyperreal sendiri sebelumnya sempat menarik perhatian lewat avatar AI milik Stan Lee yang tampil di Los Angeles Comic Con tahun lalu. Pengunjung saat itu bisa berbicara langsung dengan hologram Stan Lee yang merespons secara real-time menggunakan teknologi AI. Selain itu, Hyperreal juga diketahui pernah mengembangkan avatar digital untuk Paul McCartney, The Notorious B.I.G., dan Mike Tyson.
Pengumuman ini menjadi bagian dari strategi besar keluarga Osbourne dalam memperluas warisan budaya Ozzy di era digital. Popularitas Black Sabbath dan perjalanan solo Ozzy disebut masih terus menarik perhatian lintas generasi. Selain dikenal sebagai ikon heavy metal dunia, Ozzy juga sukses menjangkau audiens mainstream lewat reality show legendaris The Osbournes yang akan memasuki usia 25 tahun pada 2027 mendatang.
Antusiasme terhadap warisan Ozzy juga semakin meningkat lewat sejumlah proyek besar yang sedang disiapkan. Mulai dari film biopik tentang kehidupannya, proyek teater “Back To The Beginning” bersama Black Sabbath, hingga rencana kembalinya festival Ozzfest pada tahun 2027. Semua proyek tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali sosok Ozzy kepada generasi baru penggemar musik rock dan metal.
Dengan hadirnya teknologi AI ini, Ozzy Osbourne tampaknya akan terus “hidup” di dunia digital bahkan untuk waktu yang sangat lama. Bagi para penggemar, pengalaman berbicara langsung dengan legenda hidup heavy metal menggunakan suara aslinya tentu menjadi sesuatu yang terdengar futuristis sekaligus mengundang rasa penasaran.
Teks: El Flaco
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar