Profile

Robert Del Naja Massive Attack Ditangkap Saat Aksi Pro-Palestina, Kritik Keras Pemerintah Inggris

  • Administrator
  • Selasa, 14 April 2026
Robert Del Naja Massive Attack Ditangkap Saat Aksi Pro-Palestina, Kritik Keras Pemerintah Inggris

Foto: IG Massive Attack

 

Personel Massive Attack, Robert Del Naja, membagikan pernyataan panjang setelah dirinya ditangkap polisi saat mengikuti aksi protes menolak pelarangan kelompok aktivis Palestine Action di Lapangan Trafalgar, London, Sabtu (12/3). 

 

Dalam aksi tersebut, Del Naja bersama ratusan demonstran membawa poster bertuliskan dukungan terhadap Palestina serta penolakan terhadap genosida di Gaza. Ia kemudian diamankan polisi atas dugaan menunjukkan dukungan terhadap organisasi yang telah masuk daftar terlarang.

 

Melalui unggahan di Instagram, Del Naja mengecam kebijakan pemerintah Inggris yang ia sebut semakin represif. Menurutnya, banyak masyarakat merasa “perlahan menjadi gila” melihat dunia, termasuk pemerintah Inggris, membiarkan kekerasan di Gaza terus berlangsung. 

 

Ia juga mengkritik sejumlah media Inggris, termasuk BBC, yang dinilainya enggan secara tegas menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan tersebut. Del Naja menilai situasi semakin absurd ketika seseorang dapat ditangkap berdasarkan Undang-Undang Terorisme hanya karena duduk diam sambil membawa pesan damai menolak genosida.

 

Sebelumnya, band Massive Attack juga menyoroti keputusan pengadilan tinggi Inggris yang menyatakan pelarangan terhadap Palestine Action tidak sah secara hukum. Mereka menuding pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer berupaya menghukum warga sipil yang secara damai menentang perang. 

 

Dalam pernyataan terbarunya, Del Naja menegaskan aksi perusakan peralatan militer oleh sejumlah aktivis bukanlah tindakan terorisme, melainkan bentuk keputusasaan politik yang muncul akibat kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berempati.

 

Menutup pernyataannya, Del Naja menyampaikan pesan optimistis kepada publik. Ia percaya “rasa kegilaan” dalam situasi politik saat ini dapat diatasi jika masyarakat terus menuntut pemerintah mematuhi hukum internasional dan menjaga nilai demokrasi. 

 

Baginya, beberapa jam berada dalam tahanan polisi merupakan harga kecil demi memperjuangkan kebebasan sipil. Ia mengakhiri pesannya dengan seruan singkat: “Free Palestine. No wars.”

 

Teks: El Flaco

Tags: Palestina

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar