Profile

Henry Rollins Kecam Perang Iran, Sebut Keputusan Trump Akan Berdampak Panjang

  • Administrator
  • Selasa, 09 Juni 2026
Henry Rollins Kecam Perang Iran, Sebut Keputusan Trump Akan Berdampak Panjang

Foto: IG / Henry Rollins

 

Ikon punk rock Amerika, Henry Rollins, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Presiden Donald Trump yang membawa Amerika Serikat terlibat dalam konflik dengan Iran. Dalam wawancara terbarunya di acara "The God Show", mantan vokalis Black Flag itu menilai perang tersebut merupakan keputusan yang akan dikenang sebagai kesalahan strategis besar dengan dampak yang jauh lebih luas daripada yang saat ini dipahami publik.

 

Rollins mengaku prihatin karena perhatian masyarakat Amerika saat ini lebih banyak tersedot pada isu-isu lain, sementara perang yang sedang berlangsung tidak mendapatkan sorotan yang cukup mendalam dari media. Menurutnya, konsekuensi konflik tersebut berpotensi mengubah situasi geopolitik kawasan Timur Tengah sekaligus memengaruhi kehidupan warga Amerika dalam jangka panjang.

 

Pria berusia 65 tahun itu juga menyinggung dampak ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan kenaikan harga bahan bakar yang terjadi sangat cepat dalam waktu singkat. Bagi Rollins, lonjakan harga bensin dan kebutuhan pokok memang menjadi persoalan serius, namun itu bukanlah dampak paling menyakitkan dari sebuah perang.

 

Yang paling mengganggunya justru adalah jumlah korban jiwa di kalangan personel militer Amerika Serikat. Rollins menyoroti angka 14 prajurit yang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut. Ia menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik bangsa yang dikirim ke medan perang dan akhirnya kehilangan nyawa akibat keputusan politik yang dibuat para pemimpin negara.

 

Dalam pernyataannya, Rollins juga mengkritik Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, serta pemerintahan Trump yang menurutnya tidak cukup terbuka dalam membahas dampak kemanusiaan dari perang. Ia menilai perhatian publik terlalu sering diarahkan pada statistik dan angka, sementara kisah manusia di balik setiap korban kerap terabaikan.

 

Menurut Rollins, setiap prajurit yang gugur meninggalkan lingkaran duka yang luas. Orang tua, pasangan, anak-anak, saudara, hingga rekan satuan harus menghadapi kehilangan yang tidak mudah dipulihkan. Karena itu, ia menilai biaya perang tidak bisa diukur hanya dengan angka korban atau besaran anggaran militer semata.

 

Rollins bahkan menyebut konflik dengan Iran sebagai perang yang dipicu oleh pemimpin yang tidak memahami secara mendalam sejarah maupun kondisi kawasan tersebut. Meski pernyataannya menuai kontroversi, kritik tersebut kembali menunjukkan bagaimana musisi dan figur budaya populer kerap menggunakan platform mereka untuk menyuarakan pandangan politik dan kemanusiaan terhadap berbagai peristiwa global yang sedang berlangsung.

 

Teks: El Flaco

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar